Posts

Undang-Undang Perizinan

Dalam membentuk sebuah perusahaan tentunya kita harus mengetahui regulasi atau Undang-Undang yang mengatur perihal perizinan. Baik itu perizinan pendirian perusahaan, lingkungan, gangguan, hingga hal-hal terkait ketenagakerjaan seperti demonstrasi dan mogok kerja.  Berikut ulasannnya! -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 1. UU No 40 Tahun 2007 Pasal 1(1): tentang Pendirian Perseroan Terbatas: Perseroan terbatas adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang ini serta peraturan pelaksanaannya. 2. UU No 40 Tahun 2007 Pasal 1(2): organ perseroan adalah Rapat Umum Pemegang Saham, Direksi, dan Dewan Komisaris. 3. UU No 40 Tahun 2007 Pasal 2: Perseroan harus mempunyai maksud dan tujuan serta kegiatan usah...

Undang-Undang Keamanan Pangan

Ruang Lingkup Keamanan Pangan  menurut UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan Bab VII Pasal 69 adalah sanitasi pangan, pengaturan terhadap bahan tambahan pangan, pengaturan terhadap pangan produk rekayasa genetik, pengaturan terhadap iradiasi pangan, penetapan standar kemasan pangan, pemberian jaminan keamanan pangan dan mutu pangan, serta jaminan produk halal bagi yang dipersyaratkan. Berikut ulasannya! -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- a.         Sanitasi pangan -     UU No 18 Tahun 2012: Sanitasi Pangan adalah upaya untuk menciptakan dan mempertahankan kondisi Pangan yang sehat dan higienis yang bebas dari bahaya cemaran biologis, kimia, dan benda lain. -            UU No 18 Tahun 2012 Pasal 71(2): Setiap Orang yang menyelenggarakan kegiatan atau proses produksi, penyimpanan, pengang...

Undang-Undang Ketenagakerjaan

Dalam membangun suatu perusahaan atau industri pangan, maka sudah sepatutnya kita mengetahui regulasi apa saja yang harus diperhatikan. Salah satu regulasi utama yaitu tentang UU Ketenagakerjaan. Berikut ulasannya!! -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan: Terdiri dari 18 bab, yaitu bab ketentuan umum; landasan, asas, dan tujuan; kesempatan dan perlakuan yang sama; perencanaan tenaga kerja dan informasi ketenagakerjaan; pelatihan kerja; penempatan tenaga kerja; perluasan kesempatan kerja; penggunaan tenaga kerja asing; hubungan kerja; perlindungan, pengupahan dan kesejahteraan; hubungan industrial; pemutusan hubungan kerja; pembinaan; pengawasan; penyidikan; ketentuan pidana dan sanksi administratif; ketentuan peralihan; dan ketentuan penutup. a.        Pelatihan kerja -    UU No 13 Tahun 2003 Pasal 14(2):...

Tips dalam Perencanaan dan Pengambilan Keputusan

Seringkali dalam melakukan perencaan dan pengambilan keputusan kita mengalami kesulitan. Ya kan? Oleh karena itu kita harus tahu bagaimana langkah-langkah yang tepat dalam melakukannya! Dari pengertiannya, perencanaan adalah upaya untuk mencapai tujuan dilengkapi dengan berbagai ukuran seperti waktu, biaya, dan sumber daya manusia. Kira-kira mana yang didahulukan, apakah perencanaan atau pengambilan keputusan? Jawabannya adalah tergantung situasi. Dalam menyusun perencanaan kita harus mengambilan keputusan terlebih dahulu atau membuat keputusan awal.  Pengambilan keputusan dilakukan jika ada masalah seperti penentuan tujuan atau menentukan pilihan. Ada empat dasar pengambilan keputusan, yaitu dipikirkan terlebih dahulu secara logika, mengumpulkan data sebanyak-banyaknya (biaya, lokasi, resiko), menggunakan alat pengambilan keputusan (metode), dan menarik kesimpulan. Metode atau alat pengambilan keputusan itu bermacam-macam, bisa melalui naluri atau instinct , perhitung...

8 Hal Penting yang Wajib Dimiliki Seorang Leader!

Leader atau pemimpin adalah bagian penting dari sistem manajemen. Suatu perusahaan akan berjalan dengan baik apabila diarahkan dan dibimbing oleh leader yang baik dan berkualitas. Apa saja bekal atau syarat yang harus dimiliki seorang leader? Berikut ulasannya! 1. Kemampuan berkomunikasi: Seorang leader harus pandai berkomunikasi, paling tidak ia harus menguasai " mother language "-nya dengan baik. 2. Pengalaman kerja: Pengalaman kerja itu penting, namun kadang-kadang dibutuhkan, kadang-kadang juga tidak.  3. Pendidikan: Seseorang dengan riwayat pendidikan yang bagus tentunya mempunyai kapasitas yang cukup untuk menjadi seorang leader. Namun belum tentu juga orang dengan pendidikan yang biasa saja atau malah rendah tidak bisa menjadi leader. Banyak contohnya di zaman sekarang, tanpa bersekolah tinggi-tinggi dengan bekal ilmu pengetahuan yang ia kuasai sendiri / skill yang mumpuni, seseorang bisa menjadi leader yang baik. 4. Integritas: Leader yang baik haru...

Regulasi Pangan di Indonesia

Sebagai informasi, ada hierarki dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia, UUD → GBHN → UU & Perpu → Peraturan Pelaksanaan (Pusat) → Peraturan Pelaksanaan (Daerah) Di tingkat tertinggi ada UUD 1945 beserta Mukadimahnya, kemudian ada GBHN, dilanjutnya oleh UU dan Perpu, hingga PP atau peraturan pelaksanaan. Di tingkat pusat, PP disebut juga dengan peraturan pemerintah yang hierarkinya cukup luas meliputi Perpres, Perkemen, SK Dirjen, SK Dir, aturan-aturan BPOM, dan lain sebagainya. Adapun di tingkat daerah, peraturan pelaksanaannya meliputi Pergub / SK Gub, Perbub / SK Bup atau Perwa.  Dalam peraturan industri, ada yang disebut KKB, yaitu Kesepakatan Kerja Bersama. Pengertiannya adalah pihak perusahaan dan karyawan (serikat kerja) berunding bersama dengan diawasi oleh pemerintah, yang menghasilkan kesepakatan tertentu dalam hal misalnya upah, cuti, dan lain-lain. Pada hakikatnya, KKB memiliki tingkatan yang lebih tinggi daripada peraturan perusahaan.  ...

Tips Memulai Usaha di Bidang Pangan Part 2

Kali ini kita bakal bahas lanjutan dari Tips Memulai Usaha di Bidang Pangan dari postingan sebelumnya.  Check it out!!! ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Ada dua hal yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan produk yang ingin kita jual di pasaran, yaitu dari segi bahan baku dan permintaan pasar . Ditinjau dari segi bahan baku, produk harus dibuat dari bahan baku yang melimpah, jangan sampai bahan bakunya musiman. Kenapa? Karena hal ini merugikan kita sendiri jika permintaan produk banyak, namun bahan bakunya tidak tersedia. Jika tidak, kita bisa melakukan substitusi atas bahan baku tersebut. Misalkan yang awalnya bahan baku utamanya adalah singkong, kita ganti menjadi ubi atau talas. Kemudian dari segi pasar, jika kita tidak memiliki waktu untuk mempromosikan produk baru, maka pilihlah jenis produk yang sederhana. Yaitu, produk yang proses pembuatannya tidak terlalu susah, al...